|
Wonogiri - Menjelang hari penerimaan Sakramen Penguatan, para calon krisma di Gereja Paroki Santo Yohanes Rasul, Wonogiri, mengikuti kegiatan rekoleksi sebagai bentuk persiapan batin dan teknis pada Minggu (23/8/2026). Mengusung tema yang mendalam, "Menjadi Saksi Kristus yang Bahagia, Menginspirasi, dan Mensejahterakan," kegiatan ini diharapkan mampu memantapkan langkah para peserta sebelum menerima pencurahan Roh Kudus.
Rangkaian acara yang berlangsung penuh keakraban ini telah dimulai sejak pukul 08.30 WIB. Para peserta yang hadir mengawali kegiatan dengan melakukan absensi kehadiran, dilanjutkan dengan ramah tamah sembari menikmati snack pagi. Tepat pukul 09.00 WIB, kegiatan resmi dibuka dengan doa pembuka yang dipimpin oleh Ibu Priani Atmojo. Suasana semakin hangat ketika Kepala Bidang (Kabid) Pewartaan, Bapak Andi Asmara, memberikan kata pengantar untuk membekali semangat para peserta. Guna mencairkan suasana sebelum masuk ke sesi materi, para petugas acara juga memandu jalannya ice breaking yang disambut antusias oleh para calon krisma. Mendalami Makna Menjadi Saksi Kristus Memasuki acara inti, para peserta diajak untuk merefleksikan panggilan hidup mereka melalui sesi rekoleksi yang dibawakan langsung oleh Romo Alexander Joko Purwanto, Pr. Dalam pemaparannya, Romo Joko mengupas tuntas makna dari tema rekoleksi. Para calon krisma diajak untuk menyadari bahwa Sakramen Penguatan bukan sekadar ritual kelulusan iman, melainkan perutusan. Setelah menerima kepenuhan Roh Kudus nanti, mereka diharapkan mampu menjadi wajah Kristus di tengah dunia—membawa kebahagiaan, menjadi inspirasi bagi sesama, serta turut andil dalam mensejahterakan kehidupan menggereja dan bermasyarakat. Persiapan Teknis dan Gladi Liturgi Setelah mendapatkan bekal rohani yang padat, acara diskors pada pukul 12.00 WIB untuk istirahat dan makan siang bersama. Momen ini juga menjadi ajang bagi para calon krisma untuk saling mengenal dan mempererat tali persaudaraan. Kegiatan hari itu tidak berhenti pada persiapan batin saja. Usai santap siang, agenda dilanjutkan dengan persiapan teknis perayaan ekaristi. Panitia melakukan pembagian tempat duduk bagi masing-masing calon krisma, disusul dengan latihan tata perayaan bersama para petugas liturgi. Hal ini dilakukan guna memastikan kelancaran, ketertiban, dan kekhidmatan saat hari-H penerimaan Sakramen Krisma mendatang. Seluruh rangkaian pembekalan dan latihan ini berjalan dengan lancar dan akhirnya diakhiri dengan doa penutup pada pukul 14.00 WIB. Melalui rekoleksi ini, para calon krisma Paroki Santo Yohanes Rasul Wonogiri kini semakin siap, baik secara rohani maupun teknis, untuk menyambut anugerah Sakramen Penguatan. (ags/komsos)
0 Comments
Leave a Reply. |
Archives
August 2026
Categories
All
|
RSS Feed