|
Puncta 23 Januari 2026
Jum’at Biasa II Hari keenam Pekan Doa Sedunia Markus 3:13-19 SALAH seorang pencinta Puncta dari Los Angeles, USA membagi pengalamannya dengan doa Rosario. Dia punya kelompok doa Rosario dan disiarkan lewat https://relevantradio.com/. Peserta doa ini dari berbagai belahan dunia. Ada yang tinggal di Amerika, UK, Australia, Jepang, Malaysia dan lainnya. Kekuatan doa Rosario dirasakan sungguh luar biasa. Doa Rosario adalah benteng pertahanan kuat melawan si jahat. Banyak anggota gereja sebelah yang kembali ke Gereja Katolik. Ada pasangan yang kembali rukun menjadi keluarga bahagia karena didoakan bersama. Ada banyak permohonan dikabulkan lewat doa Rosario. Segalanya dimulai dengan doa. Semua belajar dan meniru apa yang dilakukan Yesus sebelum memilih duabelas murid-Nya. Ia naik ke bukit untuk berdoa semalam-malaman. Untuk membuat sebuah keputusan besar dimulai dengan doa. Sesudah berdoa kepada Bapa, Yesus memilih duabelas rasul yang siap diutus. Mereka adalah Simon Petrus dan Andreas, Yakobus dan Yohanes, Filipus, Bartolomeus, Matius, Tomas, Yakobus anak Alfeus, Tadeus, Simon orang Zelot, dan Yudas Iskariot, yang mengkhianati Dia. Mereka bukan orang yang sempurna, pintar dan hebat. Mereka adalah orang-orang biasa; nelayan, pemungut cukai dan orang-orang yang punya latar belakang berbeda-beda. Bahkan ada yang mengkhianati juga. Tetapi Yesus memberi kesempatan mereka untuk ikut ambil bagian dalam pewartaan Injil Allah. Kita pun juga dipanggil ikut serta dalam karya-karya Yesus. Apakah kita siap menanggapinya? Justru karena kita tidak sempurna, kita membutuhkan doa. Jangan takut, doa adalah kekuatan kita. Sebagaimana Yesus mengawali karya-Nya dengan doa, kita pun bisa menyerahkan karya perutusan kita dengan doa. Mulailah segalanya dengan DOA. Sepercik pantun bagi anda: Di langit ada bulan purnama, Sinarnya redup tertutup mega. Serahkan perkaramu dalam doa, Tuhan akan menyelesaikan semua. Wonogiri, doa adalah kekuatanku Rm. A.Joko Purwanto, Pr
0 Comments
Leave a Reply. |
Archives
December 2034
Categories |
RSS Feed