|
Puncta 22 Februari 2026
Minggu Prapaskah I Matius 4:1-11 MAKAN Bergizi Gratis adalah program pemerintahan Presiden Prabowo sekarang. Sebagian besar anggaran dialokasikan kepada program MBG. 20% dari APBN digunakan untuk program pendidikan yang kisarannya sekitar Rp 757,8–769,08 triliun. Badan Gizi Nasional (BGN) mendapat alokasi dana sekitar Rp 223,55 triliun, menjadi pengguna anggaran pendidikan terbesar. Dana tersebut sebagian besar digunakan untuk program MBG yang menargetkan 71,9 juta siswa, setara dengan hampir sepertiga dari total anggaran pendidikan. Masalah pendidikan seolah-olah hanya urusan makan. Sementara makin banyak orang protes atas pengelolaan dapur SPPG yang bermasalah. Ada banyak siswa sekolah yang keracunan dan menu yang tidak memenuhi standar yang higienis. Persoalan pendidikan bukan hanya soal makan. Apakah dengan makan gratis seperti itu otak anak-anak menjadi lebih pandai? Godaan setan kepada Yesus bisa kita hubungkan dengan kondisi pendidikan kita sekarang ini. Setan menawarkan kepada Yesus untuk mengubah batu menjadi roti, agar perut yang kelaparan terpenuhi kebutuhannya. Datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: "Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti." Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah." Kalau Yesus diangkat jadi Presiden Konoha, ketika para pembisiknya menggoda untuk memberi makan gratis kepada anak-anak sekolah, Dia akan menjawab, “Anak-anak belajar bukan dari makanan gratis, tetapi dari karakter guru-guru profesional yang hebat.” Setan tidak berhenti menggoda Yesus. Dia berkata, “Gelontorkan dana sebanyak-banyaknya kepada prajurit-prajurit niscaya tahun 2029 mereka akan menatang engkau supaya engkau tidak jatuh dan akan tetap selamat.” Kemudian setan membawa Yesus ke atas puncak gunung dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, dan berkata kepada-Nya: "Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku." Untunglah di wilayah Konoha, Yesus masih sadar dan tidak tergoda oleh bujuk rayu pembisik-pembisik yang hanya mencari keuntungan sendiri dan berusaha menjebaknya. Ia dengan tegas berkata, "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!" Godaan akan kekuasaan sangat menggiurkan semua orang. Ada banyak penjilat, pembisik, pemuja yang terus menyanjung setinggi langit. Tak ada hentinya berbicara tentang keberhasilan dan kesuksesan. Seolah kita ini manusia setengah dewa. Kalau tidak hati-hati, kita akan dijerumuskan ke dalam lubang jambangan penuh kotoran dan bau menyengat. Mari kita konsisten meniru Yesus, walaupun mungkin harus menghadapi tantangan salib yang sangat berat. Sepercik pantun buat anda: Masa puasa juga dapat kiriman makan, Paket gratis tetap dikirim ke sekolahan. Godaan setan sungguh menggiurkan, Hati-hati jangan sampai kita diarahkan. Wonogiri, manusia hidup bukan dari makanan saja Rm. A.Joko Purwanto, Pr
0 Comments
Leave a Reply. |
Archives
December 2034
Categories |
RSS Feed