|
Puncta 29 Desember2025
Senin kelima Oktaf Natal Lukas 2:22-35 SEBELUM hari Natal tiba, saya diminta memberi sakramen minyak suci kepada mBah Theresia Kamiyem (90 th) di rumahnya. Keluarga sudah berkumpul dan berdoa bersama di sekitar pembaringan nenek tua itu. Setelah menerima minyak suci, mBah Kamiyem tidur tenang, sekali dua terdengar nafasnya yang pendek dan pelan. Kami masih berbincang-bincang dengan anak cucunya. Keponakannya bercerita bahwa sejak muda mBah Kamiyem ini suka mencari “ngelmu” keagamaan. Sering pergi ke suatu pondok untuk belajar agama. Ia sering bertanya tentang tujuan hidup manusia. Suatu kali dia ikut melayat tetangga yang beragama Katolik. Tiba-tiba kepada anaknya, dia meminta, ”Besuk kalau aku mati, tolong didoakan seperti Simbah kae!” Dia dibimbing dan bisa menerima baptis secara Katolik. “Dulu waktu muda, simbah ini sering pergi-pergi mencari “sesuatu”. Setelah dibaptis, dia sering di rumah berdoa kepada Tuhan Yesus dan Bunda Maria,” kata ponakan yang merawatnya. Setelah saya pulang ke pastoran, baru mau membuka pintu, suara telpon di HP berbunyi; “Romo, terimakasih atas bekalnya untuk Simbah Kamiyem. Beliau sudah menghadap Tuhan dengan tenang dan damai.” Saya percaya mBah Kamiyem sudah menemukan apa yang dicarinya selama ini. Iman yang menyelamatkan yaitu Kristus Penebus. “Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil. Terpujilah nama Tuhan, pulanglah ke rumah Bapa yang selama ini lama dicari mbah!” gumamku berdoa. Kisah Simeon yang sudah lanjut usia mirip dengan cerita tentang mBah Kamiyem ini. Simeon sudah lama menantikan datangnya Mesias. Ketika Sang Bayi Yesus dibawa oleh Maria ke Bait Suci, Simeon menatangngnya dengan sukacita. Simeon menemukan apa yang selama ini dicari dan ditunggu-tunggu. Simeon memuji Tuhan; “Sekarang Tuhan, perkenankanlah hambamu ini pergi dengan damai sejahtera, sebab aku telah melihat keselamatan-Mu.” Iman yang benar akan membawa keselamatan lahir dan batin. Yesus adalah Sang Penyelamat kita. Mari kita mempercayakan diri kepada-Nya. Apakah anda sudah menemukan sumber keselamatan dan tujuan hidup di dunia ini? Langit di ufuk timur berwarna merah, Matahari muncul seperti raksasa marah. Yesus adalah mutiara yang terindah, Yang menemukan serasa dapat hadiah. Wonogiri, menemukan kebahagiaan sejati Rm. A.Joko Purwanto, Pr
0 Comments
Leave a Reply. |
Archives
December 2034
Categories |
RSS Feed