|
Puncta 12 Januari 2026
Senin Biasa Markus 1:14-20 BANYAK sekolah-sekolah yayasan Katolik di desa-desa mengalami kesulitan mencari siswa didik. Hal ini disebabkan karena program KB yang berhasil, tetapi juga menjamurnya sekolah-sekolah berbasis agama sehingga mereka saling berebut.Selain itu program sekolah gratis juga mempengaruhi orangtua menyekolahkan anak-anaknya. Para guru harus secara door to door mendatangi calon murid dan memberi berbagai kemudahan dan keringanan agar orangtua mau menyekolahkan anaknya. Yesus berkeliling mewartakan pertobatan dan menyatakan bahwa Kerajaan Allah sudah dekat. Ia memanggil murid-murid pertama untuk mengikuti Dia. Simon dan Andreas yang sedang menjala ikan dipanggil. Begitu pula Yakobus dan Yohanes yang membantu ayahnya dipanggil. Mereka segera meninggalkan perahu, ayahnya dan orang-orang upahannya untuk mengikuti Yesus. Para murid itu rela meninggalkan pekerjaan, keluarga dan hartanya demi ikut Yesus. Mengapa mereka cepat-cepat menanggapi panggilan Yesus? Pertama, pasti kualitas pribadi yang memanggil. Kharisma Sang Guru menjadi daya tarik mereka. Kedua nilai yang ditawarkan yaitu Kerajaan Allah. Ketiga, ada keyakinan. Mereka percaya pada pribadi yang memanggil yakni Tuhan Yesus. Mereka melihat tiga alasan itulah yang membuat para nelayan itu tertarik menjadi murid Yesus. Hal ini juga bisa dipertanyakan kepada kita. Mengapa kita mau menjadi murid Yesus? Apa motivasi anda dalam mengikuti Tuhan Yesus. Apakah anda juga berani meninggalkan pekerjaan (menjala ikan), keluarga (ayah), relasi persahabatan (orang-orang upahan) untuk mengikuti Yesus? Apakah anda yakin mengikuti Yesus akan memperoleh kebahagiaan sejati? Kita mesti berani menjawab pertanyaan reflektif ini supaya kita punya visi mengikuti Yesus. Donald menyerang Venezuela, Waspadalah dia ngincar Indonesia. Tuhan Yesus memanggil kita semua, Untuk ikut memanggul salib ke Golgota. Wonogiri, anda dipanggil Tuhan Rm. A. Joko Purwanto, Pr
0 Comments
Leave a Reply. |
Archives
December 2034
Categories |
RSS Feed