Paroki St. Yohanes Rasul Wonogiri
  • Home
  • Profil Paroki
  • Katekese
  • Pelayanan
  • Berita Paroki

katekese

Pelajaran Iman Mbah Saminem

11/27/2025

0 Comments

 
Puncta 27 November 2025
Kamis Biasa XXXIV
Lukas 21:20-28

MBAH Yohana Saminem (82) harus berpindah rumah dari Dusun Banasan ke Pondok mengikuti anaknya karena rumah yang ditinggali dihantam bukit yang longsor. Dapur rumahnya rusak parah tertimpa bebatuan dan tanah longsor.

Kami mengunjunginya dan mendengarkan kisah hidupnya yang sangat meneguhkan dan mengagumkan. 

Ia menikah dengan Pak Yusup Sumarto dan tinggal di Banasan. Rumahnya terletak di bawah jalan dan tebing yang tinggi.

Untuk menuju ke Dusun Banasan memang harus melalui tanjakan dan turunan yang tajam karena letaknya di atas bukit. 

Pak Yusup Sumarto meninggal 4 tahun yang lalu. Mbah Saminem tinggal sendirian. 

Tahun lalu waktu musim hujan deras dan lama membuat bukit di dekat rumahnya longsor, menimpa rumah Mbah Saminem. Untung dia selamat dan harus mengungsi di rumah anaknya. 

“Matur nuwun Rama, taksih dipun paringi gesang dening Gusti Allah. Kula sagedipun nggih namung matur nuwun,” ujarnya bercerita tentang musibah itu. (Terimakasih Rama masih diberi hidup oleh Yang Kuasa. Bisanya ya hanya bersyukur)

Dalam perikope ini Yesus menceritakan kepada murid-murid-Nya bahwa kehancuran Yerusalem sudah mendekat. Hal itu akan ditandai dengan peperangan, bencana, tanda-tanda dari langit. Akan ada kelaparan, penyakit, malapetaka dan aneka macam penderitaan.

Tetapi Yesus mengingatkan agar kita teguh berdiri, “Apabila semuanya itu terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat.” 

Seperti yang dibuat oleh Mbah Saminem, menghadapi bencana dalam hidupnya, ia tetap bersyukur pada Tuhan karena masih diberi kehidupan.

“Sagedipun nggih namung matur nuwun,” (Bisa saya ya hanya berterimakasih pada Tuhan) adalah ungkapan iman yang sederhana namun punya daya kekuatan yang teguh dalam menghadapi derita dan bencana. 

Mampukan kita menghadapi semua derita dan bencana  dengan tetap teguh di hadapan Tuhan? Berani menyerahkan diri kepada-Nya?

Ada pelajar di bullying temannya,
Sampai mati meninggalkan duka lara.
Bencana dan derita akan selalu ada,
Tetap teguh dan percaya adalah senjatanya.

Wonogiri, beriman dengan teguh
Rm. A. Joko Purwanto, Pr
0 Comments



Leave a Reply.

    Archives

    December 2034
    September 2025
    August 2025
    July 2025
    June 2025
    May 2025
    April 2025
    March 2025
    February 2025
    January 2025
    December 2024
    November 2024
    October 2024
    September 2024
    August 2024
    February 2024
    February 2022
    January 2022
    December 2021
    November 2021
    October 2021
    July 2021

    Categories

    All
    Hello Romo!
    Katekese
    Puncta
    Rubrik Alkitab

    RSS Feed

Site powered by Weebly. Managed by Rumahweb Indonesia
  • Home
  • Profil Paroki
  • Katekese
  • Pelayanan
  • Berita Paroki