|
Puncta 6 Januari 2026
Selasa Biasa Sssudah Penampakan Tuhan Markus 6: 34-44 PISON KOGOYA, anak SD dari Papua Pegunungan membuka celengannya pada awal Desember kemarin. Uang tabungan itu rencananya dia gunakan untuk piknik ke Jayapura. Tetapi melihat bencana banjir bandang di Aceh, niatnya berubah. Ia sumbangkan dengan rela uang tabungannya untuk korban banjir. Melihat derita korban banjir di Aceh, Pison tergerak hati untuk mendonasikan uang tabungannya bagi orang-orang yang tidak dikenalnya namun lebih membutuhkan. Ia mengorbankan keinginannya untuk menikmati indahnya pantai di Jayapura, berjemur dan minum air kelapa muda di sana. Apa yang dilakukan Pison Kogoya adalah perintah Yesus kepada murid-murid-Nya. “Kamu harus memberi mereka makan.” Yesus tergerak hati melihat orang banyak seperti domba tanpa gembala. Para murid malah berusaha menghindar terhadap masalah yang dihadapi. Mereka usul pada Yesus agar mengusir orang banyak. “Suruhlah mereka ini pergi.” Kita sering juga berpikir seperti para murid. Suka lari dari masalah dengan dalih bahwa kita sendiri sedang punya masalah berat. Merasa jadi orang miskin, sehingga tidak memiliki apapun yang bisa diberikan. Tetapi kalau ada pembagian bantuan, walaupun orangnya berkecukupan langsung mengaku jadi orang miskin. Logika terbalik-balik yang aneh! Yesus mengajak para murid-Nya untuk peka dan peduli pada orang lain. Ia ingin murid-murid-Nya punya hati untuk berbagi, sekecil apapun itu. Memberi tidak harus mempunyai banyak. Sedikit saja yang diberikan akan sangat berguna. Ia berkata kepada mereka: "Berapa banyak roti yang ada padamu? Cobalah periksa!" Sesudah memeriksanya mereka berkata: "Lima roti dan dua ikan." Ketika yang sedikit itu diberikan dengan rasa syukur, maka akan menjadi berkat yang berlimpah. Mari kita peka melihat penderitaan sesama dan terbuka hati untuk berbagi. Tindakan Pison Kogoya itu mestinya mengusik hati kita. Dari Aceh sampai ke Tapanuli, Derai air mata tiada henti. Mari kita membuka mata hati, Agar tumbuh semangat berbagi. Wonogiri, marilah berbagi Rm. A. Joko Purwanto, Pr
0 Comments
Leave a Reply. |
Archives
December 2034
Categories |
RSS Feed