Paroki St. Yohanes Rasul Wonogiri
  • Home
  • Profil Paroki
  • Katekese
  • Pelayanan
  • Berita Paroki

katekese

Saling Tolong Menolong

1/16/2026

0 Comments

 
Puncta 16 Januari 2026
Jum’at Biasa I
Markus 2:1-12

BENCANA yang terjadi di Aceh akhir November tahun lalu sungguh dahsyat. Banjir bandang itu menelan ribuan nyawa, harta benda, bangunan dan infrastruktur yang rusak parah. Banyak warga harus mengungsi.

Pejabat pemerintah daerah mulai camat, para bupati sampai gubernur sendiri merasa tidak mampu mengatasi dampak banjir yang meluluh-lantakkan perekonomian masyarakat. Mereka berteriak minta bantuan kepada pemerintah pusat. 

Banyak negara luar yang ingin membantu, tetapi anehnya dilarang oleh pemerintah pusat dengan alasan, kita sendiri mampu mengatasi. Kita butuh penanganan segera agar warga terdampak tidak makin menderita.

Gerakan solidaritas digemakan. Banyak instansi, lembaga dan warga saling bahu membahu menolong korban terdampak. Harapannya korban dapat segera ditolong dan diselamatkan. Warga sendiri saling menolong, bahu membahu saling bantu.

Dalam perikope ini, ada empat orang yang membantu penderita lumpuh dibawa ke hadapan Yesus agar disembuhkan. Yesus melihat niat baik mereka. Walau banyak rintangan menghadang di pintu, mereka tidak habis akal.

Orang lumpuh itu diturunkan dari atas atap rumah, tepat di hadapan Yesus. Usaha, kemauan, kreativitas dan niat mereka membuat Yesus kagum. Yesus melihat kesungguhan dan kedalaman hati mereka. 

Iman yang kuat disertai dengan tindakan yang hebat. Walau ada hambatan yang sulit mereka tidak putus asa dan mundur. Inilah yang dihargai oleh Yesus. Ia melihat usaha mereka yang tulus dan iman si orang lumpuh ini.

Yesus langsung menyentuh ke dalam hatinya. Ia berkata kepada orang lumpuh itu: "Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!" Yesus dituduh menghojat Allah karena yang berhak mengampuni dosa hanya Allah.

Tetapi Yesus justru menunjukkan kepada mereka siapa sesungguhnya Dia. Yesus adalah Allah yang berkuasa atas seluruh hidup manusia. Maka Dia berkuasa mengampuni dosa dan menyembuhkan orang. 

Kita seringkali juga suka menuduh orang dengan pikiran-pikiran negatif seperti para ahli Taurat ini. Melihat kebaikan  orang bukannya memuji malah mencaci, bukannya bertobat malah menghojat. 

Belajar dari Yesus, kita tetap teguh melakukan kebaikan walau kadang tidak diterima atau dinilai buruk orang lain. Jangan berhenti berbuat baik walau kadang dicaci atau dibully dengan prasangka buruk. 

Kepala pusing gigi terasa ngilu,
Pergi ke toko untuk membeli jamu.
Lebih baik bertindak membantu,
Daripada berkomentar yang tidak perlu.

Wonogiri, bangunlah solidaritas
Rm. A.Joko Purwanto, Pr
0 Comments



Leave a Reply.

    Archives

    December 2034
    January 2026
    December 2025
    November 2025
    October 2025
    September 2025
    August 2025
    July 2025
    June 2025
    May 2025
    April 2025
    March 2025
    February 2025
    January 2025
    December 2024
    November 2024
    October 2024
    September 2024
    August 2024
    February 2024
    February 2022
    January 2022
    December 2021
    November 2021
    October 2021
    July 2021

    Categories

    All
    Hello Romo!
    Katekese
    Puncta
    Rubrik Alkitab

    RSS Feed

Site powered by Weebly. Managed by Rumahweb Indonesia
  • Home
  • Profil Paroki
  • Katekese
  • Pelayanan
  • Berita Paroki