|
Puncta 17 Agustus 2026
HR. Kemerdekaan RI Matius 22:15-21 MENDENGAR pidato Presiden Prabowo kemarin banyak orang merasa tertegun. Pasalnya Presiden mengatakan ada seorang ibu yang mampu berpenghasilan Rp. 700.000 hanya dengan mengupas bawang setiap kilonya. Kalau sehari bisa mengupas lima kilo, penghasilannya berapa Pak Presiden? "Hadir bersama kita Ibu Susanah dari Kabupaten Bogor. Ia bekerja sebagai buruh harian mengupas bawang dengan upah sekitar Rp700 ribu per kilogram. Program Keluarga Harapan dan Program Sembako membantu menjaga pendidikan anak-anaknya," ujar Prabowo. Lalu kita bertanya lagi. Ibu Susanah ini membayar pajak penghasilan kepada negara gak ya? Sebagai warga negara yang baik pasti juga membayar pajak seperti yang sekarang ini lagi digalak-galakkan dengan sensus ekonomi sampai ke rumah-rumah. Dalam Injil hari ini, orang-orang Farisi menggandeng kaum Herodian yang pro pemerintah Romawi untuk menjebak Yesus. Mereka punya niat jahat untuk menggiring Yesus agar terjepit dan dapat diperkarakan. Kalau Yesus salah ucap, Yesus bisa ditangkap sebagai pembangkang terhadap pemerintahan Romawi. Masalah yang diajukan adalah soal membayar pajak kepada kaisar. "Guru, kami tahu, Engkau adalah seorang yang jujur dan dengan jujur mengajar jalan Allah dan Engkau tidak takut kepada siapapun juga, sebab Engkau tidak mencari muka. Katakanlah kepada kami pendapat-Mu: Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak?" tanya mereka dengan niat menjebak-Nya. Kalau Yesus menjawab “boleh” maka Dia akan diejek dan dicemooh orang banyak karena dianggap memihak penjajahan Romawi. Tetapi kalau Yesus menjawab “tidak boleh” maka Dia akan ditangkap oleh orang Herodian karena dianggap memberontak terhadap kebijakan pemerintahan Romawi. Yesus tidak berkelit dari persoalan pelik ini. Ia tidak mau menjawab ya atau tidak. Ia mengajak mereka untuk berpikir dan memutuskan sendiri. "Tunjukkanlah kepada-Ku mata uang untuk pajak itu." Mereka membawa suatu dinar kepada-Nya. Maka Ia bertanya kepada mereka: "Gambar dan tulisan siapakah ini?" Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar." Lalu kata Yesus kepada mereka: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah." Yesus mengajarkan kepada semua orang agar memberi kepada pihak-pihak yang berhak menerima semua kewajiban kita. Tetapi jangan lupa juga memberi kepada Allah yang berhak mendapatkan dari keseluruhan hidup kita. Kaisar berhak mendapatkan pajak rakyat untuk membangun masyarakat agar makmur hidupnya. Tuhan juga berhak mendapat persembahan karena Dia telah memberi kehidupan kepada kita. Semoga peringatan kemerdekaan ini mengingatkan kita untuk peduli terhadap rakyat yang menderita dan berani berjuang demi keadilan dan kebenaran. Sepercik pantun buat anda: Ngupas bawang hasilnya jutaan. Rakyat kecil makmur dan sejahtera. Kemerdekaan harus diperjuangkan, Agar rakyat hidup rukun dan bahagia. Wonogiri, merdeka!! Rm.A.Joko Purwanto,Pr
0 Comments
Leave a Reply. |
Archives
December 2034
Categories |
RSS Feed