|
Puncta 16 September 2026
Pw.St. Kornelus, Paus dan Siprianus, Uskup Martir Lukas 7: 31-35 atau RUybs Yohanes 17:11b-19 DUA santo yang kita peringati hari ini berjuang di masa-masa sulit kepausan. Serangan dari luar berupa penganiayaan oleh Kaisar Gallus. Banyak orang Kristen ditangkap dan dianiaya serta dibunuh karena tidak mau menyembah dewa-dewi Romawi. Santo Kornelius sebagai Paus meneguhkan umatnya agar tetap setia pada iman Kristen walaupun penganiayaan, pengejaran dan penangkapan dilakukan di wilayah kekaisaran Romawi. Ia dengan berani terus mengajarkan nilai-nilai Injil kepada semua orang dan sering mengalami penindasan. Serangan dari dalam berasal dari kelompok Novatianisme yang menentang orang-orang yang murtad kembali menjadi Kristen. Novatianus tidak setuju kalau orang murtad diterima kembali sebagai murid Kristus. Siprianus sebagai uskup di Kartago sering mengirim surat dukungan kepada Paus Kornelius agar memiliki hati yang rahim dan penuh pengampunan kepada para pemurtad dan merangkul kembali mereka yang dahulu memisahkan diri. Dua pimpinan Gereja ini secara bersama-sama berjuang demi kesatuan umat Kristen. Mereka tidak hanya berdoa, tetapi juga terjun langsung berhadapan dengan kelompok-kelompok bidaah. Berkat kerja keras mereka, Gereja Kristus tetap berdiri kokoh sepanjang zaman. Kesatuan dan otentisitas ajaran tetap terjaga. Hari ini Yesus berdoa bagi para murid-Nya. “Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.” Yesus berharap agar jemaat Kristen bersatu sebagaimana Dia bersatu dengan Bapa di surga. Yesus mendoakan para murid yang masih harus berjuang di dunia, karena mereka bukan dari dunia. Dunia akan membenci mereka karena dunia tidak mengenal cinta. Doa Yesus ini diteruskan oleh para pimpinan Gereja, dan diupayakan agar seluruh Gereja bersatu dimana Kristus menjadi kepala jemaat. Tidak ada henti-hentinya, Paus dan para uskup berusaha menjaga kesatuan dan ajaran iman Gereja. Kita pun, jemaat Kristus juga dipanggil menjaga kesatuan sebagai Tubuh Mistik Yesus Kristus. Seluruh umat diajak untuk berdoa bagi persatuan Gereja. Sudahkah kita ikut menjaga kesatuan dan menjalin relasi yang baik antar umat dan juga dengan pimpinan Gereja? Sepercik pantun buat anda: Pergi ke Bandung membeli kue manis legit. Mampir di Padalarang borong buah-buahan. Kornelius dan Siprianus hidup di masa sulit. Menjaga iman dan kesatuan jemaat Tuhan. Wonogiri, menjaga persatuan gereja Rm. A. Joko Purwanto, Pr
0 Comments
Leave a Reply. |
Archives
December 2034
Categories |
RSS Feed