|
Puncta 13 Mei 2026
Rabu Paskah VI Yohanes 16:12-15 YESUS terus menekankan kepada para murid bahwa Ia akan mengutus Roh Penghibur yaitu Roh Kudus. Roh Kudus itu adalah Roh Yesus yang berasal dari Bapa. Maka Dia menyebut Aku dan Bapa adalah satu. Apa yang dipunyai Bapa juga dipunyai Yesus. Kesatuan kasih antara Bapa, Putra dan Roh Kudus inilah yang memungkinkan Yesus memberikan Roh-Nya bagi kita. Roh Kudus itu bertugas menuntun kita kepada kebenaran. Yesus pernah berkata, “Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup.” Yesus adalah Kebenaran itu sendiri. Roh Kudus akan membimbing kita kepada Sang Kebenaran Sejati yaitu Yesus Kristus. Ia (Roh Kudus) akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. Roh Kudus terus menuntun Gereja sepanjang masa. Hal ini dapat kita baca dalam pengalaman Paulus di Athena. Di sana Paulus bertemu dengan orang Athena yang menyembah dewa-dewa. "Hai orang-orang Athena, aku lihat, bahwa dalam segala hal kamu sangat beribadah kepada dewa-dewa. Sebab ketika aku berjalan-jalan di kotamu dan melihat-lihat barang-barang pujaanmu, aku menjumpai juga sebuah mezbah dengan tulisan: Kepada Allah yang tidak dikenal. Apa yang kamu sembah tanpa mengenalnya, itulah yang kuberitakan kepada kamu.” Paulus kemudian menjelaskan siapa Allah yang tidak dikenal itu. Dengan kuasa Roh Kudus, Paulus menuntun mereka kepada kebenaran Allah yang Maha Pencipta. Dari antara mereka ada yang percaya yakni Dionesius, seorang anggota majelis Aeropagus dan Damaris. Kita semua juga dikaruniai Roh Kudus saat menerima sakramen Krisma. Kita juga bisa memimpin orang-orang menuju kepada kebenaran dan keselamatan. Dengan hidup kita yang telah dibaptis dan diselamatkan, kita menjadi teladan baik bagi mereka. Percayalah bahwa Roh Kudus masih berkarya di tengah-tengah kita. Kita bisa menjadi jalan agar orang lain memperoleh kebenaran dan hidup sesuai dengan nilai-nilai kebenaran. Sepercik pantun buat anda: Sungguh aneh hidup di negeri Konoha, Film Pesta Babi saja dikawatirkan. Roh Kudus dianugerahkan pada kita, Dia memimpin kita menuju kebenaran. Wonogiri, Dengan Roh Kudus kita tidak takut Rm. A. Joko Purwanto, Pr
0 Comments
Leave a Reply. |
Archives
December 2034
Categories |
RSS Feed