|
Puncta 3 September 2026
Pw. St. Gregorius Agung Lukas 5:1-11 atau RUybs Lukas 22:24-30 SESUDAH Yesus mengajar orang banyak dari atas perahu Simon, Ia menyuruh Simon bertolak ke tempat yang lebih jauh untuk menangkap ikan. Hari itu sudah mulai siang. Simon baru saja membasuh jalanya. Sepanjang malam dia menjala, tetapi tidak mendapat apa-apa. Kegagalan itu disampaikan kepada Yesus. ”Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga.” Semalaman mereka bekerja sendiri. Kini Yesus bersama mereka, ada di atas perahu mereka. Dia menyuruh Simon menebarkan jala walau bukan saat yang tepat untuk menangkap ikan. Namun karena perintah-Nya, Simon taat kepada-Nya. Simon takjub akan hasil yang ditangkapnya. Bahkan dia sampai tidak mampu menarik jalanya. Ia memanggil teman-temannya untuk membantu. Ia mengisi semua perahu dengan ikan yang banyak. Melihat itu, Simon tersungkur didepan Yesus. ”Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa.” Menjumpai pengalaman yang menakjubkan, kita hanya bisa tersungkur dan merasa berdosa. Tak pantaslah diri kita di hadapan Tuhan yang Mahabesar. Simon tersungkur dan mohon belas kasihan. Ia merasa sebagai orang yang berdosa. Kita diajar dari pengalaman Simon bahwa tidak ada yang sia-sia jika kita taat pada perintah Tuhan. Dia akan memberikan berkat pada saat yang tepat. Kendati kita harus bertolak ke tempat yang dalam, sulit, berbahaya dan penuh tantangan. Tetapi Tuhan pasti akan memberikan hasil yang berlimpah. Taat pada perintah Tuhan itulah yang dilakukan Simon. Kemudian, berkah Tuhan dibagi-bagi untuk orang lain. Simon tidak menikmati berkah itu sendiri. Namun ia membaginya untuk teman-temannya. “Dan mereka itu datang, lalu mereka bersama-sama mengisi kedua perahu itu dengan ikan hingga hampir tenggelam.” Pernahkan anda alami dalam hidup, ketika anda taat pada Tuhan, walau harus berjuang, tetapi berkat-Nya melimpah ruah melebihi apa yang anda harapkan? Lalu apa yang anda lakukan selanjutnya? Sepercik pantun buat anda: Kebakaran melanda di Kalimantan, Rakyat kecil menderita tanpa bantuan. Kalau kita taat pada perintah Tuhan, Berkat Tuhan diberikan berkelimpahan. Wonogiri, senja penuh harapan Rm. A.Joko Purwanto, Pr
0 Comments
Leave a Reply. |
Archives
December 2034
Categories |
RSS Feed