|
Puncta 25 Maret 2026
HR.Kabar Sukacita Lukas 1:26-38 APAKAH anda tahu Pati ada dimana? Beberapa anak muda saya tanya Pati ada di mana? Mereka geleng kepala. Ya mungkin anda juga baru mendengar atau tahu ada kota Pati di Jawa Tengah. Pati adalah kota kecil di daerah Pantura Jawa Tengah. Pati kalah mentereng dengan Kudus atau Demak tetangganya. Kudus terkenal dengan Pabrik Rokok Djarum yang pemiliknya baru saja meninggal dunia. Demak dikenal dengan mesjidnya yang ikonik dan tempat Kerajaan Islam pertama yang didirikan oleh Raden Patah. Pati? Tak terdengar sebelum ada kasus Mas “Botok” dan Teguh yang menggegerkan karena menggalang demo untuk pemaksulan Bupati Sudewo pada tahun 2025 kemarin. Supriyono “Botok” dan Teguh Istiyanto adalah aktivis Masyarakat Pati Bersatu. Mereka orang kecil yang terpanggil menyuarakan kebenaran dan keadilan atas praktik-praktik koruptif yang dilakukan pejabat. Mereka berjuang untuk masyarakat bawah yang mengalami ketidakadilan oleh penguasa. Namun mereka justru dikriminalisasi. Dari kota kecil Pati, yang tidak diperhitungkan muncul suara hati nurani rakyat yang menggugat. Dari Pati yang tidak terkenal terbit secercah pengharapan untuk berjuang menegakkan keadilan. Ini adalah kabar gembira yang perlu diwartakan ke seluruh pelosok negeri. Siapa tahu dari Pati kota kecil ini muncul suara pembebasan. Nazaret juga tidak terkenal seperti Betlehem, Yerusalem atau kota-kota lainnya. Nazaret hanyalah kota kecil. Tetapi dari Nazaret muncul pribadi yang berani menanggapi tawaran Tuhan melalui Malaikat Gabriel. Dan dia adalah seorang perawan yang tidak diperhitungkan yaitu Maria. Maria berani mengambil resiko untuk permulaan karya Allah menebus manusia. Perempuan yang tidak dianggap dalam strata masyarakat ini berani menjawab YA, terjadilah padaku menurut perkataanmu itu. Kendati masa depan tidak jelas, tidak ada jaminan yang pasti dari Tuhan, namun Maria berani menjawab panggilan Allah. Sikap kerendahan hati dan kepasrahan pada penyelenggaraan Tuhan adalah keberanian hebat dari Perawan Maria. Tanpa YA dari Maria, tak mungkin terjadi Sabda menjadi manusia. Tanpa kesediaan Maria, tak mungkin rencana inkarnasi Sabda menjadi daging terwujud seperti yang kita imani dalam diri Yesus Kristus, Sang Imanuel, Allah beserta kita. Dari Nazaret, kota kecil dimulailah karya penebusan Tuhan ke seluruh dunia. Dari perawan Maria yang berani menjawab tawaran Tuhan, kita semua diselamatkan dan ditebus oleh Yesus Kristus. Inilah kabar gembira yang menentukan karya penyelamatan kita manusia. Inilah kabar gembira bahwa Allah beserta kita, melalui Maria. Sepercik pantun buat anda: Orang berlibur dan berwisata, Mengisi lebaran bareng keluarga. Maria gadis perawan muda dari desa, Menjawab YA untuk keselamatan kita. Wonogiri, kabar sukacita Rm. A. Joko Purwanto, Pr
0 Comments
Leave a Reply. |
Archives
December 2034
Categories |
RSS Feed