Paroki St. Yohanes Rasul Wonogiri
  • Home
  • Profil Paroki
  • Katekese
  • Pelayanan
  • Berita Paroki

katekese

Kasihilah Musuhmu

6/15/2026

0 Comments

 
Puncta 15 Juni 20206
Senin Biasa XI
Matius 5:38-42

BEBERAPA waktu yang lalu tokoh penting di negri ini membuat pernyataan yang menghebohkan banyak orang Kristen karena ucapannya. 

Ia membahas tentang konflik agama di Poso dalam sebuah seminar.  Ia beranggapan bahwa setiap agama memiliki konsep mati syahid jika membunuh musuhnya.

Pandangan itu dibantah dan diprotes keras oleh orang-orang Kristen. Beberapa Ormas Kristen mengecam dan melaporkan ucapan tersebut. 

Umat Kristen menegaskan bahwa ajaran kekristenan tidak pernah mengenal konsep mati syahid yang dicapai dengan cara membunuh orang lain.

Kalau mereka membalas ucapan itu dengan marah, sumpah serapah dan bahkan ingin menyeretnya ke meja hijau, apakah tindakan itu tidak bertentangan dengan isi ajaran Kristus sendiri? 

Yesus berkata: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum.

Kalau kita membalas kejahatan dengan kejahatan, lalu apa bedanya? Kalau ada orang menjelekkan kita, lalu kita membalas menjelekkan mereka, apa bedanya? Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? 

Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian. Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? 

Bukankah orang yang tidak mengenal Allahpun berbuat demikian?

Maka Yesus mengajak kita berbuat lebih, berbeda dengan mereka. Ia mengajak kita untuk meniru Allah. 

Dia yang mengasihi manusia tanpa membeda-bedakan seperti matahari yang bersinar baik bagi orang benar, maupun orang berdosa.

Maka mengasihi musuh itu diwujudkan dengan mengasihi mereka yang berbeda dengan kita. 

Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.

Lebih ekstrem lagi Yesus menuntut kita dengan perintah yang tegas. “Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.” 

Ajarin ini dipraktekkan oleh Mahatma Gandhi yang melawan kekerasan dengan tidak membalas dengan kekerasan. 

Hanya orang yang berbudi luhur dan berhati lembut mampu mewujudkan ajaran kasih ini. Mari kita mohon semoga kita tidak melawan kekerasan dengan kekerasan. 

Sepercik pantun buat anda:
Naik kereta api ke Jakarta,
Membeli mendoan di Bumiayu.
Kasihilah sesamamu manusia,
Berdoalah bagi yang membenci kamu.

Wonogiri, kasihilah musuhmu
Rm. A. Joko Purwanto, Pr
0 Comments



Leave a Reply.

    Archives

    December 2034
    May 2026
    April 2026
    March 2026
    February 2026
    January 2026
    December 2025
    November 2025
    October 2025
    September 2025
    August 2025
    July 2025
    June 2025
    May 2025
    April 2025
    March 2025
    February 2025
    January 2025
    December 2024
    November 2024
    October 2024
    September 2024
    August 2024
    February 2024
    February 2022
    January 2022
    December 2021
    November 2021
    October 2021
    July 2021

    Categories

    All
    Hello Romo!
    Katekese
    Puncta
    Rubrik Alkitab

    RSS Feed

Site powered by Weebly. Managed by Rumahweb Indonesia
  • Home
  • Profil Paroki
  • Katekese
  • Pelayanan
  • Berita Paroki