|
Puncta 4 Maret 2026
Rabu Prapaskah II Matius 20:17-28 MEDIA Global memberitakan tewasnya pemimpin Iran Ali Khamenei pada akhir Februari 2026. Pemerintah Iran secara resmi mengumumkannya pada 1 Maret 2026 dan menjalani masa berkabung selama 40 hari kedepan. Amerika langsung menyerang Iran dengan kekuatan penuh. Kapal-kapal induk dikirim ke kawasan Teluk untuk menghancurkan tempat-tempat vital yang dianggap menjadi ancaman AS. Dengan penuh keyakinan Trump memperkirakan bahwa perang akan selesai dalam empat minggu ke depan. Banyak pihak mencemaskan situasi di Timur Tengah. Mereka memperingatkan perang ini akan berdampak besar bagi situasi keamanan di belahan dunia. Ancaman akan terarah pada fasilitas dan kepentingan AS di seluruh dunia. Trump menjalankan kekuasaan dengan tangan besi terhadap musuh-musuhnya. Ancaman senjata dan teror diarahkan kepada siapapun yang melawan dan memusuhinya. Inilah wajah kekuasan absolut yang dijalankannya. Yesus mengingatkan kepada para murid-Nya. "Kamu tahu, bahwa pemerintah-pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka.” Yesus tidak menghendaki para murid menggunakan kekuasaan dengan keras. “Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu.” Dalam kancah politik domestik kita memiliki contoh raja yang merakyat yakni Sri Sultan HB IX di Kraton Yogyakarta. Beliau menggunakan tahtanya untuk melayani rakyat. Beliau sangat dicintai dan menjadi suri tauladan bagi rakyat. Tahtanya bukan untuk menindas atau menyengsarakan rakyat tetapi untuk “ngayomi” atau melindungi dan menyejahterakan rakyat kecil. Sebagaimana Kristus yang datang bukan untuk dilayani tetapi melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang." Bagi mereka yang diberi amanah untuk memimpin, gunakan kepemimpinan itu untuk melayani rakyat kecil dan lemah. Hati-hati terhadap ambisi kekuasaan yang sedang menjalar. Kalau tidak waspada budaya model Trump bisa menyebar kemana-mana. Semua masalah diselesaikan dengan moncong senjata. Gunakan kekuasaan untuk melayani bukan menguasai. Sepercik pantun untuk direnungkan: Rakyat Iran sedang sekarat, Dihantam rudal dari Amerika. Berkuasalah di hati rakyat, Jangan hanya di perutnya saja. Wonogiri, tahta untuk melayani rakyat Rm.A.Joko Purwanto, Pr
0 Comments
Leave a Reply. |
Archives
December 2034
Categories |
RSS Feed