|
Puncta 24 Maret 2026
Selasa Prapaskah V Yohanes 8:21-30 GAGAK burung hitam itu seringkali mengganggu kehidupan burung elang. Hanya gagak yang berani merecoki elang. Gagak sering bertengger di atas elang dan mematuki lehernya. Tetapi Elang tidak menggubrisnya. Diserang bertubi-tubi, elang tidak membalas. Dia justru terbang makin tinggi. Elang memang jago dalam ketinggian. Makin tinggi gagak makin kesulitan. Lama kelamaan gagak kehabisan oksigen. Karena tidak bisa bernafas, gagak jatuh ke bawah. Orang-orang Yahudi; para ahli kitab, penatua-penatua dan orang-orang Farisi bisa digambarkan seperti gagak yang sering menyerang Yesus. Mereka membenci Yesus dengan menyebarkan hoax, memfitnah, melawan dan bahkan mencoba membunuh-Nya. Namun Yesus tidak melawan. Dia justru semakin terbang tinggi. Dia berasal dari atas dan terus menunjukkan kemuliaan-Nya. "Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini. Karena itu tadi Aku berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati dalam dosamu; sebab jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia, kamu akan mati dalam dosamu." Orang-orang yang berasal dari bumi hanya berkata-kata dan paham hal-hal duniawi saja. Yesus berasal dari atas, dari Allah. Ia berkata-kata dan mengajarkan segala sesuatu yang berasal dari Allah. “Aku berbicara tentang hal-hal, sebagaimana diajarkan Bapa kepada-Ku. Dan Ia, yang telah mengutus Aku, Ia menyertai Aku. Ia tidak membiarkan Aku sendiri, sebab Aku senantiasa berbuat apa yang berkenan kepada-Nya," kata-Nya kepada orang banyak. Orang-orang tidak memahami apa yang dikatakan Yesus. Seperti debat kusir di TV, orang-orang yang tidak paham dan tidak mengerti hanya ngotot dengan pendapatnya sendiri. Tidak akan ada titik temunya. Justru kebencian dan permusuhan makin meruncing. Mari kita menjadi elang, tak perlu meladeni gagak yang sibuk menyerang. Kita tingkatkan kualitas hidup kita makin tinggi. Nanti gagak akan jatuh sendiri. Sepercik pantun untuk direnungkan: Pergi memancing di sawah, Sambil rebutan mencabuti kacang tanah. Kita adalah anak-anak Allah, Jangan ladeni gagak yang hidupnya di bawah. Wonogiri, tunjukkan kualitasmu Rm. A. Joko Purwanto, Pr
0 Comments
Leave a Reply. |
Archives
December 2034
Categories |
RSS Feed