Paroki St. Yohanes Rasul Wonogiri
  • Home
  • Profil Paroki
  • Katekese
  • Pelayanan
  • Berita Paroki

katekese

Meluruskan Paham Mesianitas

6/5/2026

0 Comments

 
Puncta 5 Juni 2026
Pw. St. Bonifasius, Uskup Martir
Markus 12:35-37 atau RUybs

KITA seringkali memiliki pemikiran bahwa apa yang kita lakukan adalah satu-satunya yang paling benar. Tindakan itu pasti didasari oleh sebuah keyakinan yang telah lama berkembang dalam pikiran kita.

Misalnya, program MBG diyakini sebagai satu-satunya program yang akan mampu mencerdaskan anak-anak Indonesia. Program lain dihapus demi berjalannya MBG. 

Padahal mencerdaskan anak itu tidak hanya dari pemberian makanan saja. Masih ada komponen lain yang bisa mendukung cerdasnya seorang anak. 

Tetapi karena itu sudah menjadi sebuah keyakinan, maka kritik dan masukan apapun tentang MBG tidak akan mengubah keputusan dan tetap dijalankan. 

Yesus berhadapan dengan orang-orang yang tegar tengkuk. Para ahli Taurat dan imam-imam kepala, serta kaum Saduki dan Farisi berbeda paham tentang Mesias. 

Orang-orang Yahudi ini berkeyakinan bahwa Mesias adalah anak Daud. Ia harus berasal dari darah daging Daud.

Seperti kaum Saduki yang memandang tidak ada kebangkitan dan merendahkan derajat kehidupan setelah mati seperti orang yang kawin dan dikawinkan, sampai-sampai mereka memberi contoh tujuh laki-laki yang beristrikan satu perempuan - begitu pula pikiran mereka tentang mesias hanya sebatas biologis-duniawi.

Yesus berkata: "Bagaimana ahli-ahli Taurat dapat mengatakan, bahwa Mesias adalah anak Daud? Daud sendiri oleh pimpinan Roh Kudus berkata: Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu. Daud sendiri menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia anaknya pula?"

Yesus mau menekankan bahwa Mesias lebih besar dan lebih tinggi derajatnya daripada Daud. Mesias berhubungan dengan orang yang diurapi menjadi nabi, imam dan raja. 

Ketiga martabat itu ada dalam Diri Yesus. Sedangkan Daud hanya diurapi sebagai raja Israel.

Yesus mau meluruskan paham mesianitas para ahli Taurat itu. Mesianitas Yesus bukan sebagai raja duniawi yang membebaskan Israel dari penjajahan Romawi, tetapi Raja seluruh alam semesta yang menebus dosa umat manusia.

Kita pun juga perlu diluruskan dan dibersihkan agar paham mesianitas kita sesuai dengan ajaran Yesus, bukan menurut ajaran kita sendiri.

Sepercik pantun buat anda:
Jalan-jalan sangat bagus untuk dilewati,
Sayangnya tidak ada lampu yang menerangi.
Jangan suka memaksakan kehendak sendiri,
Lebih baik beriman dengan kerendahan hati.

Wonogiri, banyak jalan berlubang
Rm. A. Joko Purwanto, Pr
0 Comments



Leave a Reply.

    Archives

    December 2034
    May 2026
    April 2026
    March 2026
    February 2026
    January 2026
    December 2025
    November 2025
    October 2025
    September 2025
    August 2025
    July 2025
    June 2025
    May 2025
    April 2025
    March 2025
    February 2025
    January 2025
    December 2024
    November 2024
    October 2024
    September 2024
    August 2024
    February 2024
    February 2022
    January 2022
    December 2021
    November 2021
    October 2021
    July 2021

    Categories

    All
    Hello Romo!
    Katekese
    Puncta
    Rubrik Alkitab

    RSS Feed

Site powered by Weebly. Managed by Rumahweb Indonesia
  • Home
  • Profil Paroki
  • Katekese
  • Pelayanan
  • Berita Paroki