|
Puncta 6 Juli 2026
Senin Biasa XIV Matius 9:18-26 SEORANG ibu berdoa rosario dengan khusuknya di Sendang Sriningsih selama sembilan hari berturut-turut pada jam yang sama. “Kami berangkat berdua dengan suami jam 22.00 dari rumah rama. Tepat jam 00.00 kami sepakat berdoa rosario di depan gua,” dia mulai cerita. “Pasti ada permohonan yang amat penting sampai melakukan novena di tengah malam yang sunyi di Sriningsih ini?” tanya saya kepada mereka. “Anak laki-laki kami akan masuk Perguruan Tinggi Negri rama. Dia sudah lulus ujian tertulis. Sekarang harus tes wawancara dan nampaknya tantangannya berat. Maka satu-satunya yang kami harapkan bisa menolong ya Tuhan Yesus dengan pengantaraan Bunda Maria di Sriningsih,” katanya. Rumah mereka dari Gua Maria Sriningsih ini tidak kurang dari 25 km jauhnya. Mereka naik sepeda motor berboncengan di tengah malam yang gelap dan sepi. Mereka punya keyakinan yang kuat disertai dengan usaha yang gigih dengan melakukan novena di tengah malam. Beberapa waktu kemudian, mereka datang ke gereja dan mengucapkan syukur dengan intensi di misa bahwa anaknya telah diterima menjadi mahasiswa di perguruan tinggi. Saya ikut mendoakan dan merasa diteguhkan oleh usaha mereka yang gigih tak kenal waktu. Dalam Injil hari ini, Yesus melihat iman dari perempuan yang sudah 12 tahun mengalami sakit pendarahan. Ia mencoba mendekati dan menjamah jumbai jubah-Nya. “Asal kujamah jubahnya saja, aku pasti sembuh,” kata si wanita itu. Dia berusaha dan berdoa dengan penuh pengharapan. Ternyata ada kuasa yang keluar dari Yesus dan sembuhlah wanita itu. Demikian juga seorang kepala rumah ibadat yang anak perempuannya mati memohon pertolongan pada Tuhan. "Anakku perempuan baru saja meninggal, tetapi datanglah dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, maka ia akan hidup. "pintanya kepada Yesus. Melihat iman yang besar itu, Yesus pergi ke rumahnya dan membangkitkan anak itu. Bagi orang banyak mungkin hal itu mustahil. Maka mereka mentertawakan-Nya. Tetapi bagi Tuhan segala hal bisa terjadi. Tidak ada yang mustahil asal kita mempunyai iman. Apakah kita sungguh-sungguh beriman dan berusaha dengan sekuat tenaga seperti perempuan tadi? Jangan pernah berhenti meminta kepada Tuhan sebelum doa anda dikabulkan. Mintalah maka anda akan diberi. Carilah maka anda akan mendapatkannya. Sepercik pantun buat anda: Tanjung Verde hampir membuat sejarah, Mereka hampir saja mengalahkan Argentina. Jangan pernah anda merasa menyerah, Tuhan pasti akan mengabulkan doa-doa kita. Wonogiri, berdoa dan berusaha dengan gigih Rm. A.Joko Purwanto, Pr
0 Comments
Leave a Reply. |
Archives
December 2034
Categories |
RSS Feed