|
Puncta 14 Mei 2026
HR. Kenaikan Tuhan Matius 28:16-20 BANYAK peziarah mengunjungi Kapel Kenaikan Tuhan atau Chapel of Holy Ascension di Bukit Zaitun. Kapel ini berbentuk bulat dan atapnya berupa kubah. Dikelilingi oleh tembok melingkar dan dikelola oleh komunitas Muslim di Yerusalem. Namun demikian banyak umat Kristiani dan Muslim yang berziarah di situ. Di tengah kapel itu ada situs batu tergambar telapak kaki yang diyakini sebagai kaki Yesus sebelum Ia terangkat ke langit dan naik ke sorga. Injil Sinoptik (Lukas, Matius, Markus) mengisahkan Yesus yang terangkat dan naik ke sorga disaksikan oleh murid-murid-Nya dan orang banyak. Kisah Para Rasul juga menulis tentang peristiwa ini. Injil Yohanes tidak mengisahkan narasi kenaikan Tuhan, tetapi lebih berfokus pada makna teologis dari kisah itu. Yesus pergi meninggalkan murid-murid untuk kembali kepada Bapa di sorga. Kepergian-Nya bukan untuk berpisah tetapi mengutus Roh Kudus untuk menuntun mereka menjadi pewarta kasih Allah. Inti peristiwa Kenaikan Tuhan ini adalah perintah agung kepada para murid yang diberi kuasa untuk pergi mewartakan Injil. Yesus berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu” Dia juga berjanji akan menyertai mereka. “Ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." Yesus melalui Roh Kudus-Nya akan membimbing kita melintasi ruang dan waktu dalam tugas pewartaan Injil. Hari raya ini mengundang kita semua untuk menyadari perutusan agung Tuhan. Sebagai murid-murid-Nya, kita diberi tugas untuk membawa banyak orang kepada keselamatan kekal dalam Kristus. Apakah kita sudah menjadi teladan baik bagi orang lain agar mereka - melalui tutur kata dan tindakan kita – semakin mengenal Kristus dan melakukan segala sesuatu yang telah diajarkan-Nya? Sepercik pantun buat anda: Di Bukit Zaetun ada Kapel Kenaikan, Bisa melihat Yerusalem dari kejauhan. Kita diutus jadi pewarta keselamatan, Pergi kemana-mana menanam kebaikan. Wonogiri, pergilah ke seluruh dunia Rm. A.Joko Purwanto, Pr
0 Comments
Leave a Reply. |
Archives
December 2034
Categories |
RSS Feed