|
Puncta 16 Mei 2026
Sabtu Paskah VI Yohanes 16:23b-28 TANGGAL 26 Juli 2025, Seekor induk monyet Jepang (Macaca fuscata) dari Ichikawa City Zoo, melahirkan bayi yang kelak diberi nama Punch. Bayi monyet ini ditinggalkan induknya. Penjaga kebun binatang memelihara Punch dengan kasih sayang. Tak ada kasih dan pelukan induknya, Punch merasa kesepian. Penjaga memberinya boneka orangutan sebagai tempat bermanja dan berlindung dari rundungan monyet dewasa. Ia memeluk dan berguling-guling bermain manja. Rasa kasihan menyergap para netizen saat Punch bergelayutan di tubuh penjaga kebun binatang. Ia seperti layaknya anak tanpa kasih sayang ditinggalkan orangtuanya. Ia meminta perlindungan dan kasih sayang. Nasib Punch sebetulnya adalah nasib kita juga. Yesus pergi meninggalkan para murid-Nya. Mereka seperti anak ayam kehilangan induk. Berlari kian kemari mencari perlindungan dan kasih sayang. “Aku datang dari Bapa dan Aku datang ke dalam dunia; Aku meninggalkan dunia pula dan pergi kepada Bapa," kata Yesus pada para murid. Ia kembali kepada Bapa. Ia menasehatkan agar kita meminta kepada Bapa. Sebagaimana Punch yang mengharapkan rasa aman, perlindungan dan kasih sayang, kita pun juga membutuhkan kasih sayang dari Bapa. Maka Yesus berpesan agar kita memintanya kepada Bapa. “Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa, akan diberikan-Nya kepadamu dalam nama-Ku. Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatupun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu.” Dari monyet kecil, Punch itu kita bisa bercermin bahwa yang kita butuhkan adalah kasih sayang Allah Sang Pemelihara Kehidupan kita. Mengapa simpati global mengalir pada Punch, si monyet yatim itu? Karena dari lubuk terdalam, kita pun juga mengalami perasaan yang sama seperti Punch. Kita membutuhkan kasih Allah. Yesus sudah menyatakannya, “Bapa sendiri mengasihi kamu, karena kamu telah mengasihi Aku dan percaya, bahwa Aku datang dari Allah.” Mari kita datang dan memohon kasih Allah, agar hidup kita dilimpahi dengan sukacita. Yesus berpesan, “Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu.” Sepercik pantun buat anda: Monyet kecil bermain di Ichikawa, Menguras rasa simpati seluruh dunia. Yesus Kristus kembali kepada Bapa, Akan mengutus Roh Penghibur bagi manusia. Wonogiri, mintalah pada Bapa Rm. A. Joko Purwanto, Pr
0 Comments
Leave a Reply. |
Archives
December 2034
Categories |
RSS Feed