Paroki St. Yohanes Rasul Wonogiri
  • Home
  • Profil Paroki
  • Katekese
  • Pelayanan
  • Berita Paroki

katekese

Romeo dan Juliet di Pringgodani

8/5/2026

0 Comments

 
Puncta 5 Agustus 2026
Rabu Biasa XVIII
Matius 15:21-28

KERAJAAN Pringgodani diperintah oleh Raja Tremboko. Dia memiliki banyak anak yakni Arimba, Arya Prabakesa, Brajadenta, Brajamusti, Brajalamatan, Brajawikalpa, Arimbi dan Kalabendana. Mereka semua berwujud raksasa. 

Tremboko dibunuh oleh Pandu Dewanata, ayah para Pandawa yang memerintah di Hastina. Maka Arimba naik tahta menggantikan ayahnya. 

Mereka sangat membenci Pandu dan keturunannya. Dendam kesumat itu dibawa sampai mati.

Arimbi satu-satunya anak perempuan dari Pringgodani jatuh cinta dan ingin menikah dengan Werkudara ketika babad alas Wanamarta. Niat ini ditentang oleh saudara-saudaranya. Arimbi tetap kukuh pada niatnya.

Ia datang kepada Werkudara dan mengutarakan niatnya. Cinta bertepuk sebelah tangan karena Arimbi berwujud raksasa. 

Ia memohon-mohon kepada Kunti. Oleh  Kunti, Arimbi dipoles di salon kecantikan terkenal. Jadilah seorang putri yang cantik jelita bak Miss Universe. 

Bima atau Werkudara akhirnya jatuh cinta dan berbelaskasih kepada Arimbi. Mereka menikah dan dikaruniai anak bernama Gatotkaca yang sakti gagah perkasa seperti Tom Cruise bintang film di Mission Impossible.

Seorang perempuan Kanaan datang kepada Yesus dan memohon agar anaknya yang kerasukan setan disembuhkan. 

Yesus menolak dengan halus karena Ia datang untuk mencari domba-domba Israel. Kanaan atau wilayah Tirus dan Sidon berada di luar Israel.

"Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel." Kata Yesus kepadanya. 

Sebelumnya murid-murid sudah mengingatkan Yesus agar mengusir perempuan ini yang terus menerus berteriak-teriak minta tolong, menganggu perjalanan mereka.

Karena dianggap mengganggu, Yesus menyindir dengan keras; "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing." 

Namun perempuan itu tidak mundur dan terhina. Ia malah menjawab, "Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya."

Keteguhan, konsistensi wanita ini perlu diacungi jempol. Kendati berkali-kali ditolak, tetapi dia tidak mundur sedikit pun. 

Kalau kita meminta kepada Tuhan juga harus dengan keteguhan dan konsisten. Jangan  mundur atau berhenti sebelum Tuhan mengabulkannya.

"Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki." Dan seketika itu juga anaknya sembuh. 

Teruslah berdoa kepada Tuhan, pasti suatu saat akan dikabulkan.

Sepercik pantun buat anda:

Banyak mall dikelilingi pagar tinggi berkawat,
Untuk berjaga kalau ada penjarahan harta benda.
Pemimpin yang buta akan penderitaan rakyat,
Dia akan jatuh pada saat yang tak dapat disangka

Wonogiri, hati-hati, jangan takabur
Rm. A.Joko Purwanto, Pr
0 Comments



Leave a Reply.

    Archives

    December 2034
    July 2026
    June 2026
    May 2026
    April 2026
    March 2026
    February 2026
    January 2026
    December 2025
    November 2025
    October 2025
    September 2025
    August 2025
    July 2025
    June 2025
    May 2025
    April 2025
    March 2025
    February 2025
    January 2025
    December 2024
    November 2024
    October 2024
    September 2024
    August 2024
    February 2024
    February 2022
    January 2022
    December 2021
    November 2021
    October 2021
    July 2021

    Categories

    All
    Hello Romo!
    Katekese
    Puncta
    Rubrik Alkitab

    RSS Feed

Site powered by Weebly. Managed by Rumahweb Indonesia
  • Home
  • Profil Paroki
  • Katekese
  • Pelayanan
  • Berita Paroki