|
Puncta 17 Mei 2026
Hari Minggu Paskah VII Hari Komunikasi Sosial Sedunia Yohanes 17:1-11a PRESIDEN pertama kita, Soekarno dijuluki sebagai “Singa Podium,” karena pidatonya yang berapi-api dan mampu menyihir ribuan orang untuk setia mendengarkan pesan-pesannya. Ia mampu mengobarkan semangat rakyat untuk berjuang. Ia juga dijuluki sebagai “Penyambung Lidah Rakyat.” Ia mampu mengajak rakyat bersatu, berjuang bersama dan gotong royong menghadapi situasi sulit negeri. Ia menyambungkan cita-cita seluruh rakyat Indonesia agar bisa merdeka dan menghantarkan ke gerbang kemerdekaan. Pada perayaan Hari Komunikasi Sosial Sedunia ini, bacaan Injil menggambarkan Yesus sebagai Sang Komunikator Agung. Ia berkomunikasi dengan Bapa di sorga. Ia menyampaikan doa-doa syafaat kepada Bapa untuk keselamatan manusia. Yesus menghubungkan kita umat manusia dengan Allah Bapa di sorga. Ia telah memperkenalkan Bapa kepada kita dengan segala karya dan sabda-Nya. “Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk melakukannya.” Sang Komunikator Agung itu telah mewahyukan Allah melalui sabda, karya dan puncaknya adalah wafat-Nya di salib. Dengan wafat dan kebangkitan-Nya, Yesus menghantar kita yang berdosa ini kembali kepada Bapa. Dengan kebangkitan-Nya, Yesus dipermuliakan dan ditinggikan di sisi kanan Allah. Dengan pengorbanan Yesus kita kembali menjadi anak-anak angkat Allah. Walaupun kita masih hidup di dunia, tetapi kita ini adalah milik Allah. Maka sudah seharusnya dan sewajarnya jika hidup kita juga meneladan dan mengikuti Kristus yang telah menyatu dengan Allah. Allah telah memberikan hidup kekal kepada Kristus, demikian juga Kristus akan memberikan hidup kekal kepada kita yang percaya. “Sama seperti Engkau telah memberikan kepada-Nya kuasa atas segala yang hidup, demikian pula Ia akan memberikan hidup yang kekal kepada semua yang telah Engkau berikan kepada-Nya. Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.” Kristus telah memuliakan kita, maka marilah kita memuliakan Kristus dengan melaksanakan karya dan teladan-Nya mengasihi semua orang di sekitar kita. Sepercik pantun buat anda: Pidato Soekarno di atas mimbar, Mengobarkan cinta nusa dan bangsa. Tidak ada kasih yang lebih besar, Daripada kasih Yesus pada manusia. Wonogiri, Allah sumber kasih sejati Rm. A.Joko Purwanto, Pr
0 Comments
Leave a Reply. |
Archives
December 2034
Categories |
RSS Feed