|
Puncta 12 Maret 2026
Kamis Prapaskah III Lukas 11:14-23 ORANG yang sirik, irihati dan pembuat masalah itu hampir selalu ada di mana-mana. Di komunitas, gereja, organisasi, kelompok dan masyarakat. Ada orang yang tidak suka melihat keberhasilan dan kesuksesan orang lain. Yang ada hanya irihati dan sirik. Ketika Pandawa diberi tanah perdikan di hutan (alas) Wanamarta, agar mereka membangun kerajaan disana, Para Kurawa mencoba mengganggunya. Tetapi atas usaha keras Pandawa, hutan “gung liwang liwung” berubah menjadi Kerajaan yang megah dan makmur. Kurawa merasa irihati atas keberhasilan Pandawa. Mereka berusaha merebut dan menguasai dengan cara licik bermain judi. Sengkuni yang pandai berjudi bermain licik dan curang. Ia berhasil mengelabui dan mengalahkan Pandawa. Orang-orang Farisi dan para ahli kitab merasa irihati melihat Yesus menyembuhkan orang bisu dan berhasil mengusir setan yang membisukan. Mereka menuduh Yesus menggunakan kuasa penghulu setan yaitu Beelzebul. Ada di antara mereka (para ahli kitab dan orang-orang Farisi) yang berkata: "Ia mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, penghulu setan." Ada pula yang meminta suatu tanda dari sorga kepada-Nya, untuk mencobai Dia. Mereka mengobarkan permusuhan dan menyulut masalah dengan berargumentasi bahwa Yesus bersekutu dengan penghulu setan. Orang yang irihati merasa takut dan terancam kalau ada orang berhasil dan sukses. Mereka memfitnah untuk menjatuhkan. Yesus menegaskan kalau sebuah kerajaan terpecah belah, pastilah runtuh. Kalau keluarga saling bertengkar pasti tidak akan kuat. Begitu juga kalau setan saling berebut kuasa, pasti akan berantakan. Apa yang dilakukan Yesus justru menegaskan bahwa Kerajaan Allah sudah datang. Kuasa setan sudah dikalahkan oleh karya dan hadirnya Yesus yang menyembuhkan orang. Semestinya kita bisa bernalar secara positif dan rela mengakui kuasa Allah. Kaum Farisi tidak mau rendah hati. Mereka sombong dan tegar hati, tidak mau percaya atas kuasa Tuhan dalam diri Yesus dari Nasaret. Mari kita belajar rendah hati dan berpikir positif agar dengan jernih mengakui kedaulatan Tuhan. Sepercik pantun buat anda; Banyak sengkuni-sengkuni berkeliaran, Mereka menyebarkan fitnah dan permusuhan. Mari mengikuti Yesus, jangan ikut setan. Buah iman adalah memperoleh keselamatan. Wonogiri, mau ikuti sengkuni? Rm. A.Joko Purwanto, Pr
0 Comments
Leave a Reply. |
Archives
December 2034
Categories |
RSS Feed