Paroki St. Yohanes Rasul Wonogiri
  • Home
  • Profil Paroki
  • Katekese
  • Pelayanan
  • Berita Paroki

katekese

Siap Menghadapi Tantangan

5/18/2026

0 Comments

 
​Puncta 18 Mei 2026
Senin Paskah VII
Yohanes 16:29-33

TOKOH utama dalam Gerakan 30 September 1965 adalah DN Aidit. Dia adalah pemimpin Partai Komunis Indonesia. 

Kelompok ini dituduh mau melakukan kudeta. Maka seluruh pimpinan ditangkap, dihukum mati. Ada yang dibuang ke Pulau Buru dan Nusakambangan.

Partai dibubarkan dan dilarang beroperasi. Para pengikutnya juga dikejar, dihukum tanpa melalui pengadilan dan dicap sebagai organisasi terlarang. 

Mereka dikucilkan dan ditutup segala akses untuk mendapatkan pekerjaan di lini pemerintahan.

Mereka hidup dalam bayang-bayang penindasan, ketidakadilan dan diskriminasi. Selalu dicap sebagai kambing hitam dalam setiap gerakan anti pemerintah. Merekalah yang selalu disalahkan. 

Yesus memahami situasi para murid yang akan ditinggalkan. Oleh orang-orang Yahudi, Yesus dituduh sebagai perusak adat istiadat agama. 

Oleh orang-orang Romawi, Yesus dianggap sebagai pemimpin kaum proletar, rakyat jelata yang bisa menyulut pemberontakan.

Kelompok-kelompok agama Yahudi seperti Farisi dan Saduki sangat tidak suka dengan ajaran-ajaran Yesus yang sering mengkritik mereka. 

Yesus sudah menduga bahwa para murid-Nya nanti pasti juga akan mengalami penolakan dan perlawanan.

Oleh karena itu sebelum berpisah dengan mereka, Yesus sudah mengingatkan resiko mengikuti perjuangan-Nya. Ia berpesan, “Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. 

Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia."

Para murid-Nya akan mengalami penganiayaan, pengejaran, ditangkap, dipenjara dan dibunuh karena membela imannya. 

“Lihat, saatnya datang, bahkan sudah datang, bahwa kamu diceraiberaikan masing-masing ke tempatnya sendiri dan kamu meninggalkan Aku seorang diri. Namun Aku tidak seorang diri, sebab Bapa menyertai Aku,” Ia telah bernubuat.

Siapa yang tetap bertekun sampai akhir perjuangan, ia akan memperoleh hidup yang sejati. Yesus bersabda, “"orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan diselamatkan".

Yesus sudah memaparkan bahwa menjadi murid-Nya memang berat. Tetapi siapa yang bertahan, ia akan memperoleh keselamatan. 

Maukah kita bertahan mengikuti-Nya sampai akhir?

Sepercik pantun buat anda:
Di kebun sawit ada banyak tikus,
Bisa jadi lauk enak kalau direbus.
Tidak mudah mengikuti Yesus,
Harus siap memanggul salib terus menerus.

Wonogiri, siap menderita demi Kristus
Rm. A.Joko Purwanto, Pr
0 Comments



Leave a Reply.

    Archives

    December 2034
    May 2026
    April 2026
    March 2026
    February 2026
    January 2026
    December 2025
    November 2025
    October 2025
    September 2025
    August 2025
    July 2025
    June 2025
    May 2025
    April 2025
    March 2025
    February 2025
    January 2025
    December 2024
    November 2024
    October 2024
    September 2024
    August 2024
    February 2024
    February 2022
    January 2022
    December 2021
    November 2021
    October 2021
    July 2021

    Categories

    All
    Hello Romo!
    Katekese
    Puncta
    Rubrik Alkitab

    RSS Feed

Site powered by Weebly. Managed by Rumahweb Indonesia
  • Home
  • Profil Paroki
  • Katekese
  • Pelayanan
  • Berita Paroki