|
Puncta 19 September 2026
Sabtu Biasa XXIV Lukas 8:4-15 SANGAT memprihatin bagi para petani di wilayah Kalimantan atau Sumatera yang lahan-lahan mereka mengalami kebakaran. Bukan hanya hutan saja yang terbakar, tetapi lahan-lahan penduduk juga habis dilalap api. Lahan adalah tempat mereka menabur benih padi. Mereka sangat tergantung dari hasil lahan yang mereka tanami. Api merajalela di tengah musim kemarau yang panjang. Pemerintah tidak sanggup mengatasi kebakaran yang sangat luas ini. Kebakaran lahan ini bisa disebut bencana nasional seperti tsunami, gempa dan erupsi gunung meletus. Banyak rakyat kecil menjadi korban dalam jangka yang panjang. Pemerintah mestinya bertindak bagaimana mengembalikan lahan mereka agar bisa ditanami kembali. Yesus memberi perumpamaan tentang benih yang ditaburkan di tanah. Ada tanah yang baik, berbatu-batu dan penuh onak duri. Benih akan tumbuh tergantung dari tanah dimana benih ditaburkan. Ada empat model tanah. Ada benih yang jatuh di tanah pinggir jalan. Ada tanah yang berbatu, tanah yang penuh semak duri dan ada tanah yang baik dan subur. Masing-masing type tanah menjelaskan bagaimana benih itu akan tumbuh. Tanah yang di pinggir jalan menggambarkan orang beriman sebentar dan akhirnya mati karena diinjak-injak orang dan dimakan burung. Tanah berbatu membuat benih tumbuh tapi tidak berakar dalam. Benih akan segera mati. Tanah bersemak duri menggambarkan tantangan dan hambatan dunia bagi orang beriman. Karena banyaknya hal-hal duniawi yang melilitnya, iman tidak dapat tumbuh dengan baik. Tanah yang subur menunjukkan iman yang tumbuh, dirawat dengan baik dan menghasilkan banyak buah. Kita bisa mengidentifikasi menjadi tanah yang mana. Seberapa besar iman yang ditanamkan dalam hati kita dapat bertumbuh dan menghasilkan buah berlimpah bagi Tuhan. Sepercik pantun buat anda: Kebakaran lahan makin merajalela, Tak ada lumbung makan untuk berjaga. Hati baik tempat benih tumbuh bahagia, Dipupuk sabda Tuhan untuk memeliharanya. Wonogiri, tanah subur di hati kita Rm. A. Joko Purwanto, Pr
0 Comments
Leave a Reply. |
Archives
December 2034
Categories |
RSS Feed