|
Puncta 11 Juli 2026
Pw. St. Benediktus, Abas Matius 10:24-33 atau RUybs Mat. 19:27-29 INILAH judul kumpulan peraturan-peraturan hidup membiara yang ditulis oleh St.Benediktus yang kita peringati hari ini. Benediktus lahir di Nursia, Italia. Ia belajar di kota Roma. Namun melihat kehidupan warga yang koruptif dan memuakkan, ia meninggalkan Roma dan hidup menyepi di Subiako. Dia meninggalkan segala kemegahan dunia dan mengatur hidupnya dengan doa dan karya. “Ora et Labora” adalah ungkapan nyata dari semangat hidup Santo Benediktus. Berdoa dan bekerja adalah dua hal yang tak terpisahkan. Karena cara hidupnya yang saleh dan semangat matiraganya yang besar, banyak orang mengikuti teladannya. Ia mendirikan dua belas biara. Kemudian ia pergi ke Monte Kasino di mana ia mendirikan biaranya yang paling terkenal. Peraturan Ordo Benediktin menjadi sumber inspirasi bagi banyak biara yang lahir kemudian. Mereka rela meninggalkan segala-galanya dan menempatkan Kristus sebagai harta satu-satunya. Karena itu Kristus menganugerahkan kebahagiaan yang lebih daripada kebahagiaan duniawi. Dalam Injil, Petrus berkata kepada Yesus: "Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau; jadi apakah yang akan kami peroleh?" Yesus menjawab, “Setiap orang yang karena nama-Ku meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, bapa atau ibunya, anak-anak atau ladangnya, akan menerima kembali seratus kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal.” Kebahagiaan tidak terletak pada kekayaan, kesuksesan, kedudukan yang tinggi atau prestasi yang luar biasa. Kebahagiaan justru didapat karena kita rela memberikan segalanya kepada Tuhan lewat sesama kita yang kecil, lemah, miskin dan tersingkir. Kebahagiaan itu terjadi ketika kita rela melepaskan segala sesuatu untuk dapat mengikuti Dia yang memiliki kehidupan. Sebagaimana Yesus juga berkata, “Carilah dahulu Kerajaan Allah, maka semuanya akan diberikan kepadamu.” Maukah kita bersikap lepas bebas terhadap hal-hal duniawi dan mengarahkan hidup kita hanya demi kemuliaan Tuhan? Jika kita mampu, percayalah semua akan diberikan Tuhan berlipat-lipat dan kebahagiaan kita menjadi kekal. Sepercik pantun buat anda: Benediktus rela meninggalkan segalanya, Kebahagiaanya melebihi semua harta dunia. Kalau kita mau mengikuti Kristus Sang Raja, Kita akan mengalami bahagia kekal selamanya. Wonogiri, Kristus adalah segalanya Rm. A.Joko Purwanto, Pr
0 Comments
Leave a Reply. |
Archives
December 2034
Categories |
RSS Feed