|
Puncta 3 Oktober 2026
Sabtu Biasa XXIII, Sabtu Imam Lukas 10:17-24 KISAH Enthit dan Ragil Kuning adalah cerita rakyat yang berkembang di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Mereka adalah pewaris kerajaan yang menyamar sebagai rakyat jelata. Enthit adalah penyamaran dari Panji Asmara Bangun dan Ragil Kuning adalah Dyah Ayu Galuh Candra Kirana. Kisah asmara mereka dipisahkan oleh situasi kerajaan. Mereka mengembara saling mencari dambaan hatinya. Panji menyamar sebagai petani desa, sederhana, tekun, tampan, punya talenta yang banyak dengan nama Enthit. Sedang Galuh Candra Kirana adalah gadis desa yang cantik dan kagum akan hasil kerja petani muda yang menghasilkan panenan padi bernas, jagung, waluh, timun, semangka dan pisang yang besar-besar mempesonakan. Orang-orang kecil yang hidup tenang, tekun, bersahaja dan dekat dengan alam mampu melihat karya Allah yang luar biasa. Mereka melestarikan lingkungan hidup sebagai rumah Allah yang harus terus dijaga. Keberhasilan Si Enthit mengolah tanah dan hasil bumi membawa damai dan ketentraman serta kebahagiaan hidup yang akhirnya mempersatukan Panji Asmara Bangun dengan kekasih hatinya, Galuh Candra Kirana. Yesus bersyukur kepada Bapa karena mewahyukan damai sejahtera kepada mereka yang kecil, bukan bagi mereka yang pandai dan bijaksana. "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.” Para murid bersyukur karena berhasil mengusir setan-setan. Tetapi bukan itu tujuannya. Yang pantas disyukuri adalah karena Allah mencatat kebaikan-kebaikan kita di tangan-Nya. Sabda Yesus, “Janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga." Mari kita tetap menjadi orang kecil sederhana yang berhati bijaksana, supaya kita bisa melihat karya-karya Allah yang mengagumkan dunia. Sepercik pantun buat anda: Negara besar datang menyerang untuk menjarah, Mengeruk harta kekayaan bikin rakyat menderita. Banyak orang besar ingin melihat karya Allah, Hanya orang kecil dan nestapa bisa menangkapnya. Wonogiri, ambil nafas di Dubai Rm. A. Joko Purwanto, Pr
0 Comments
Leave a Reply. |
Archives
December 2034
Categories |
RSS Feed