|
Puncta 6 Okrober 2026
Selasa Biasa XXVII Lukas 10:38-42 DUNIA modern menawarkan berbagai banyak pilihan. Dengan dukungan teknologi mutakhir, orang makin dipermudah melakukan pilihan. Mau makan, kita bisa memilih makan di restoran mahal atau di warung murah pinggir jalan. Mau milih menu, tinggal selera lidah kita, mau menu BPK (Babi Panggang Karo) atau gudeg Jogja. Semua pilihan ada di genggaman aplikasi kita. Mau pergi ziarah; keluar negri di Lourdes atau Fatima, atau cukup domestik di Sendangsono atau Sriningsih. Mau pergi piknik, pilih di pantai atau senang naik gunung. Mau belanja; pengin di Pasar Klewer atau cukup di Bistro. Contoh di atas hanya sebagian kecil dari agenda kehidupan kita. Dengan banyak pilihan memang kita dipermudah. Tetapi juga membuat kita makin bingung dan asal pilih saja tanpa memperhitungkan kualitas bahkan baik buruknya bagi hidup kita. Perikope Injil hari ini mengajarkan kepada kita tentang membuat prioritas dalam melakukan pilihan-pilihan hidup. Ketika Yesus berkunjung ke Betania, Marta sibuk sekali melayani tamu agung. Semua dipersiapkan dengan seksama. Banyak hal dilakukan untuk menjamu Yesus yang datang. Menyiapkan tempat yang layak, makanan dan minuman yang cukup dan segala sesuatu yang diperlukan. Kesibukan menyita segala waktu, tenaga dan pikiran. Marta merasa jengkel karena harus bekerja sendirian. Ia dongkol melihat Maria yang hanya duduk-duduk saja mendengarkan Yesus berbicara. Kejengkelannya diutarakan; "Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku." Tuhan menjawabnya: "Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya." Kita diajak untuk membuat prioritas dari berbagai macam pilihan. Menentukan prioritas berarti kita memilih mana yang paling penting dan paling berguna demi keselamatan hidupku. Maria telah memilih bahwa Yesuslah yang paling peting. Hal-hal dan urusan lain bisa diurus kemudian. Mendengarkan sabda Tuhan, dekat dengan Tuhan adalah prioritas kehidupan. Apakah kita telah memilih yang benar untuk keselamatan kita? Sepercik pantun buat anda: Musim kering dan angin kencang, Kebakaran hutan terjadi dimana-mana Dekat Tuhan saja hidupku tenang, Hanya kehendak-Nya yang paling utama. Wonogiri, berjalan bareng di Sinai Rm. A. Joko Purwanto, Pr
0 Comments
Leave a Reply. |
Archives
December 2034
Categories |
RSS Feed