|
Puncta 20 Oktober 2026
Selasa Biasa XXIX Lukas 12:35-38 PENERBANGAN Batik Air ID 6231 dari Palu menuju Makasar adalah momen paling dramatis dan menegangkan pada 28 September 2018. Pesawat Airbus itu membawa 148 penumpang dan 7 crew yang bertugas. Petugas Air Traffic Controller (ATC) di AirNav Indonesia Cabang Palu, Bandara Mutiara SIS Al-Jufri, terus memandu agar pesawat dapat take off dengan aman dan selamat. Dia adalah Anthonius Gunawan Agung yang tetap duduk di kursi memandu kapten Ricosetta Mafella menerbangkan pesawatnya kendati gempa sudah dirasakan. Guncangan gempa berkekuatan 7,4 SR menimpa Palu dan sekitarya. Gedung ATC berlantai empat berguncang, mulai retak dan berjatuhan. Agung tetap tenang memberi aba-aba dengan radionya. "Batik 6231 runway 33 clear for take off." Pesawat melaju dan terbang. Ketika pesawat berhasil terbang, sang kapten menghubungi petugas ATC tetapi tidak ada jawaban. Agung telah melompat untuk menyelamatkan diri dari reruntuhan. Namun naas, ia gugur di medan tugas. Ia berhasil menyelamatkan 148 penumpang dan 7 crew Batik Air. Yesus memperingatkan kepada para murid agar tetap waspada dan berjaga-jaga karena saatnya tidak bisa disangkakan. Ia memberi ilustrasi tentang hamba yang selalu berjaga dan siap sedia menantikan tuannya datang. Hamba yang demikian tahu tentang tugas dan tanggungjawabnya. Ia tetap menggunakan ikat pinggang dan menjaga pelitanya terus bernyala sampai tuannya datang. Ia mencintai tugasnya dan menjalankan tugas dengan totalitas. Kita diajak oleh Yesus menjadi hamba yang selalu siap sedia melakukan tugasnya dengan sukacita dan bertanggungjawab. Hamba yang demikian tidak mementingkan dirinya sendiri, tetapi melayani tuannya dengan setulus hati. Orang lain lebih penting daripada urusan dirinya sendiri. Anthonius Gunawan Agung menjadi contoh hamba yang siap sedia selalu berjaga melayani orang lain sampai tuntas. Ia adalah hamba Tuhan yang pinggangnya tetap berikat dan pelitanya tetap menyala. Maukah kita juga bertindak demikian? Sepercik pantun buat anda: Selamat datang di Klaten Bersinar, Sinarnya ditutupi tong berwarna biru. Ketika bencana alam makin menyebar, Dana bencana dikorupsi pimpinanmu. Wonogiri, jadilah hamba yang siap sedia Rm. A.Joko Purwanto, Pr
0 Comments
Leave a Reply. |
Archives
December 2034
Categories |
RSS Feed